Program Keahlian Tata Busana SMKN 2 Cirebon Menyiapkan Siswa yang Kompeten di Dunia Industri
Uncategorized / August 28, 2019

Program Keahlian Tata Busana SMKN 2 Cirebon Menyiapkan Siswa yang Kompeten di Dunia Industri Setiap siswa kelas XII program keahlian tata busana di SMKN 2 Cirebon, membuat satu set blazer beserta celana. Praktik tersebut merupakan hasil dari pembelajaran customed tentang kerah, saku dan pola belahan. Ketua Program Keahlian Tata Busana, Yati Nurhayati mengatakan karya tersebut merupakan salah satu syarat sebagai pemenuhan nilai mata pelajaran.  Yati mengatakan dari mulai kelas X, para siswa mempelajari kompetensi  tekstil, dasar desain, dasar pola, sampai teknik menjait. Setelah itu, barulah pada kelas XI, siswa mempelajari busana customed mulai dari desain, pola, lalu busana. Kemudian selain itu, pelajaran desain sampai busana industri. “Untuk pembelajaran busana industri kita juga mengerjakan pesanan sekolah. Mulai dari baju jurusan, celemek, rompi, hingga apron. Karena pesanan yang terlalu banyak, selain dikerjakan oleh siswa, para alumni juga ikut terlibat dalam pengerjaannya,” ujar Yati saat ditemui di SMKN 1 Cirebon, Jalan Perjuangan By Pass Sunyaragi, Kota Cirebon, Selasa, 4 Desember 2018.  Selain itu menunjang pembelajaran, Yati mengatakan SMKN 2 Cirebon telah menyediakan mesin jahit sebanyak 120 buah. Setiap mesin jahit telah menggunakan mesin high speed, mengikuti stadar pada dunia industri. Sehingga, setiap siswa akan terbiasa dengan penggunaan mesin tersebut. Yati menjelaskan pada program…

Novel Karya Siswa-siswa SMA Negeri 1 Cimahi
Uncategorized / August 28, 2019

Novel Karya Siswa-siswa SMA Negeri 1 Cimahi Lais, merupakan seorang pengusaha kelapa. Lais memiliki kebiasaan memanjat pohon kelapa saat musim panen tiba. Lais sadar memanjat pohon satu persatu membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang besar. Maka, Lais memiliki ide lain dengan memasang tali antar pohon. Sehingga, Lais dapat meloncat dari satu pohon ke pohon lainnya untuk mengumpulkan kelapa. Cerita Lais tersebut merupakan awal mula kesenian Lais asal Kabupaten Garut. Cerita tersebut dikemas kembali oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Cimahi dalam sebuah novel sejarah. Novel ini merupakan tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia khusus bagi kelas 12. “Kita ditugaskan dalam pelajaran Bahasa Indonesia untuk membuat novel. Bisa mengambil kesenian Lais atau Tari Topeng,” ujar siswa kelas 12 IPS 2, SMA Negeri 1 Cimahi, Muhammad Saiful Ruuhulhaq. Saiful merupakan salah satu siswa yang membuat novel sejarah mengenai kesenian Lais. Saiful mengatakan, satu novel dikerjakan oleh satu kelompok siswa. Setiap kelas terdiri dari beberapa kelompok. Untuk mendapatkan bahan dalam pembuatan novel, Saiful menjelaskan setiap kelas mengirimkan satu orang siswa untuk melakukan penelitian langsung ke tempat lahirnya kesenian tersebut. “Untuk kesenian Lasi, dikirim satu orang perwakilan siswa ke Kabupaten Garut. Di Garut kita bertemu langsung dengan Pak Dadang, keturunan ke 4 dari Lais. Dari…

Belajar Buat Video Jurnalistik di Kampung Adat Baduy
Uncategorized / August 28, 2019

Belajar Buat Video Jurnalistik di Kampung Adat Baduy Sebanyak 170 siswa kelas XII SMA Negeri 9 Bandung meneliti suku Baduy. Penelitian diselenggarakan pada 30 November 2018 hingga 3 Desember 2018.  Menurut guru Sosiologi SMAN 9 Bandung Iwan Hermawan, penelitian yang dilakukan berupa peliputan jurnalistik penelitian dan perjalanan kelompok selama berada di Kampung Adat Baduy. Para siswa diharuskan untuk berinteraksi dengan warga Baduy untuk mendapatkan data.  “Nantinya data-data itu akan diolah sehingga menghasilkan video jurnalistik seperti yang ditugaskan,” kata Iwan, di Ciboleger, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.  Iwan menyebutkan ada siswa dikelompokkan dalam 6 tim. Setiap tim, diberikan tema tersendiri untuk dibuatkan video jurnalistik. Tema itu antara lain berkaitan dengan kerajinan tenun, sistem pertanian, rumah adat, pakaian adat, kesenian, dan struktur pemerintahan.   Pelatihan video Sebelum turun bertemu nara sumber di Kampung Adat Baduy, para siswa dibekali dengan teknik-teknik wawancara dan pengambilan gambar. Setiap anggota kelompok memiliki tugas masing-masing. “Ada siswa yang menjadi pengatur pengambilan gambar, press centre, cameramen, pengisi suara narasi, dan editor,” kata Iwan.  Harapannya, kata Iwan, selain mengenal bentuk memproses data visual, siswa juga dapat belajar tentang nilai-nilai kehidupan di Kampung Adat Baduy. *** Sumber : https://vidmate.co.id/

Pelatihan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi
Uncategorized / August 28, 2019

Pelatihan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Pelatihan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Kehumasan bagi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan, dilaksanakan selama dua hari mulai 26-27 November 2018, di Hotel Panorama Lembang, Jalan Raya Tangkuban Parahu, Kabupaten Bandung Barat. Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Dan Satriana merupakan salah satu narasumber yang memberikan materi tentang PPID di lembaga pendidikan dalam pelatihan tersebut. Satriana mengatakan pada Pasal 1 Angka 3 UU KIPP disebutkan badan publik merupakan lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara. Salah satunya adalah lembaga pedidikan negeri, mulai dari tingkat Taman Kanan-Kanak, SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Badan publik tersebut menyediakan informasi publik yang akurat, benar, dan tidak menyesatkan. Serta mengembangkan sistem informasi dan dokumentasi. “Badan publik juga wajib membuat pertimbangan secara tertulis dan dapat memanfaatkan sarana dan media elektronik dan nonelektronik,” ujar Satriana. Satriana memaparkan termohon penyelesaian sengketa informasi publik yang disebut termohon adalah badan publik yang diwakili oleh pimpinan badan publik, atasan PPID atau pejabat yang ditunjuk. Mereka diberi kewenangan untuk mengambil keputusan dalam penyelesaian sengketa di komisi informasi. Selain itu, Satriana menjelaskan informasi yang dikecualikan atas kerahasiaan mendasar (true secrecy) diantaranya adalah informasi yang dapat membahayakan…

SMK 7 Bandung, Rujukan Sekolah Farmasi di Indonesia
Uncategorized / August 28, 2019

SMK 7 Bandung, Rujukan Sekolah Farmasi di Indonesia SMKN 7 Bandung menjadi tuan rumah penyelenggaraan Lomba Kompetensi Peserta Didik (LKPD) 2018, 28 November 2018. Bukan tanpa alasan mengapa lomba kefarmasian yang diinisiasi oleh Asosiasi Pendidikan Menengah Farmasi Indonesia (APMFI) memilih SMKN 7 dipilih menjadi penyelenggara. Fasilitas yang memadai dan sesuai standar adalah kunci bagi SMKN 7 Bandung menjadi rujukan sekolah farmasi di Indonesia. Kepala Sekolah SMKN 7 Bandung, Ike Raudah mengatakan, LKPD bidang farmasi ini baru pertama kali di gelar dan menuntut sekolah penyelenggara acara agar semua fasilitas lomba sesuai standar yang telah ditentukan. “Jadi sekolah kita sudah memenuhi standar tersebut. Bisa dikatakan jika jadi rujukan bagi sekolah farmasi yang ada di Indonesia,” tutur Ike saat ditemui di SMKN 7 Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu, 28 November 2018. Ike juga menjelaskan, sebanyak 41 siswa yang mengikuti perlombaan ini akan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sehingga kompetensi yang dimiliki siswa farmasi tersebut terjamin baik. “Jadi mereka sudah memiliki standar yang tinggi, dan ketika masuk dunia industri, mereka sudah terjamin,” ucap Ike. 41 siswa farmasi tersebut berasal dari berbagai Provinsi yang ada di Indonesia. Ike berharap, lomba ini mampu meningkatkan motivasi siswa farmasi untuk lebih giat mengembangkan inovasi…

Kadisdik: Bangun Komitmen Tingkatkan Pendidikan Farmasi di Indonesia
Uncategorized / August 28, 2019

Kadisdik: Bangun Komitmen Tingkatkan Pendidikan Farmasi di Indonesia Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi mengajak Asosiasi Pendidikan Menengah Farmasi Indonesia (APMFI) untuk bekerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan farmasi di Indonesia, khususnya Jawa Barat. Ini menjadi penting mengingat potensi yang dimiliki oleh siswa farmasi sangat dibutuhkan oleh dunia industri kesehatan. “Penguatan sekolah farmasi, salah satu nya adalah harus bisa memenuhi harapan dunia kerja dengan cara terus meningkatkan kualitas,” ucap Hadadi dalam acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) AMPFI dan Lomba Kompetensi Peserta Didik (LKPD) 2018 di SMKN 7 Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu, 28 November 2018. Kadisdik menjelaskan, selama siswa memiliki kompetensi di bidang keahlian yang ditekuni serta mampu memenuhi kriteria yang dibutuhkan sebagai tenaga kerja, maka lulusan farmasi harus optimis untuk bisa bicara banyak di dunia industri. “Selagi berkompetensi, jangan pesimis (lulusan nanti tidak bisa bekerja), harus optimis,” tutur Hadadi. Guna meningkatkan kualitas, Kadisdik mengatakan ada tiga hal yang perlu diperhatikan oleh sekolah. Pertama, tingkatkan pengetahuan siswa tentang dunia kewirausahaan, agar nantinya, dari keahlian yang dimiliki siswa mampu dikembangkan menjadi sebuah produk. Kedua, tingkatkan pengetahuan teknik mengenai keahlian yang siswa miliki, agar mereka mampu untuk berinovasi dan kreatif. Terakhir ciptakan unit produksi. “Jadi salah satu visi SMK…

Sejarah Sunan Bejagung
Uncategorized / August 12, 2019

Sejarah Sunan Bejagung Nama Sunan Bejagung adalah Sayyid Abdullah Asy’ari bin Sayyid Jamaluddin Kubro.Menurut keterangan dari Syekh Abu Al-Fadl (Mbah Ndol), beliau adalah adikSayyid Maulana Ibrahim Asmoroqondi (ayah Sunan Ampel atau kakekSunan Bonang). Sayyid Abdullah Asy’ari bermukim di Bejagung Tuban, setelah wafat di makamkan di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding (2 Km kearah selatan kota Tuban) yang sekarang disebut Sunan Bejagung. Silsilah Sunan Bejagung dengan urutan Nabi Muhammad adalah sebagai berikut: Nabi Muhammad SAW, Siti Fatimah Az-Zahro’ (istri Sayyidina Ali bin Abi Thalib), Sayyid Husain, Sayyid Ali Zainul Abidin, Sayyid Muhammad Al-Baqir, Sayyid Ja’far Shodiq, Sayyid Ali A1 ‘yroidii, Sayyid An-Naqib Ar- Rumi, Sayyid Isa An-Naqib Al-Bashori, Sayyid Achmad Muhajir Al-Faqih Al-Muqoddam, Sayyid Ubaidillah, Sayyid Alawi, Sayyid Muhammad, Sayyid ‘Alawi, Sayyid Ali Kholi’ Qosam, Sayyid Muhammad Shodiq Murrobath, Sayyid Abdul Malik, Sayyid Abdullah Khan, Sayyid Ahmad Syah, Sayyid Jamaluddin Al-Husaini/ Sayyid Jamalludin Kubra/ Sayyid Jumaddil Kubro, Sayyid Abdullah Asy’ari (Sunan Bejagung, Tuban). Sayyid Abdullah Asy’ari bermukim di Desa Bejagung, Sunan Bejagung Lor Tuban, setelah wafat di makamkan di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding (2 Km kearah selatan kota Tuban) yang sekarang disebut Sunan Bejagung. Sayyid Abdullah Asy’ari(Sunan Bejagung) ini berputera tiga orang: (1) . Syekh Abdurrahim atau Sunan Pojok. (2) . Nyai…