40 Ribu Mahasiswa Ikuti KKN Tematik yang Digelar Kemenristekdikti
Uncategorized / September 26, 2019

40 Ribu Mahasiswa Ikuti KKN Tematik yang Digelar Kemenristekdikti Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kembali menggulirkan kuliah kerja nyata (KKN) tematik. Kali ini tema yang dipilih adalah kewirausahaan. Sebanyak 40 ribu mahasiswa dari sepuluh perguruan tinggi mengikuti program ini. KKN tematik kewirausahaan itu merupakan kerjasama dengan USAID. Lembaga donor dari Amerika Serikat tersebut memberikan dana hibah USD 15 juta atau sekitar Rp 213 miliar untuk program KKN tematik itu. Director Office of Human Capacity and Partnership USAID Thomas P. Crehan mengatakan, kerjasama ini berjalan hingga 2021 nanti. Dia menuturkan kali ini memang sengaja dipilih tema kewirausahaan. Sebab mereka ingin membantu Indonesia untuk menuju kemandiriannya. “Modul kewirausahaan sudah kami siapkan,” katanya di kantor Kemenristekdikti Senin (10/6). Nantinya modul tersebut bakal dibawa mahasiswa saat terjun ke masyarakat. Menurutnya program pendanaan serupa juga sudah dilakukan USAID di negara lain. Namun program untuk Indonesia ini disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Dia berharap kerjasama ini berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi masyarakat dan mahasiswa. Jika bau mulut tak hilang ternyata ini cara ampuh membunuh Basmi parasit sekarang dengan mengonsumsi secara teratur di pagi hari Diskon gila-gilaan. S9 hanya IDR 2.150.000 sampai akhir tahun! Sisa 10 pcs. Segera dapatkan hanya dengan harga diskon! Heboh!…

Mahasiswa Kelas Internasional Wisuda di Tiongkok
Uncategorized / September 26, 2019

Mahasiswa Kelas Internasional Wisuda di Tiongkok Perguruan tinggi di Indonesia berlomba-lomba menghadirkan kelas internasional untuk meningkatkan kualitas lulusannya. Beragam cara dan pola pendidikan yang diterapkan, agar atmosfer kelas internasional itu sesuai dengan kualitas yang diharapkan. Universitas Esa Unggul misalnya. Perguruan tinggi swasta (PTS) itu menggelar wisuda untuk mahasiswa kelas internasional di Tiongkok. Sebelum diwisuda di negeri tirai bambu tersebut, para mahasiswa merasakan kuliah di negara tersebut untuk empat beberapa semester. Direktur Kampus Internasional Universitas Esa unggul Fransiskus Adikara mengatakan, pihaknya baru saja meluluskan 58 mahasiswa program internasional. 16 orang di antaranya diwisuda di Tiongkok pada Sabtu (21/6) lalu. Tepatnya di Nanjing XiaoZhuang University (NXU). “Ini merupakan wisuda kelima mahasiswa program internasional,” ujar Fransiskus Adikara dalam keterangan resminya, Kamis (27/6). Meski sudah diwisuda di Tiongkok, mereka juga tetap mengikuti wisuda di Indonesia pada September mendatang, karena bagian dari program join degree. Artinya mahasiswa itu mendapatkan dua gelar yakni, di Indonesia dan Tiongkok. Menghilangkan bau mulut hanya dengan cara sederhana dari … Mengetahui cara membunuh parasit dalam 1 malam Ingin rambut tebal dan indah?? Hanya cukup lakukan ini, 1.200 anak rambut tumbuh lebat,Buktikanlah! Menghilangkan bau mulut hanya dengan cara sederhana dari … Mengetahui cara membunuh parasit dalam 1 malam Jangan anggap remeh…

Permendikbud PPDB Direvisi
Uncategorized / September 26, 2019

Permendikbud PPDB Direvisi Benang kusut dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019 SMA/SMK negeri dengan sistem zonasi mulai diurai. Sejumlah daerah memodifikasi ketentuan kuota 90 persen zonasi sebagaimana tercantum dalam Permendikbud 51/2018 yang menuai banyak protes calon siswa dan para wali murid. Di sisi lain, Kementerian Pendidikan (Kemendikbud) merevisi Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB. Khususnya, mengenai kuota jalur prestasi. Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi menuturkan, berdasar arahan Presiden Joko Widodo, aturan itu harus lebih fleksibel. Terutama pada jalur prestasi. “Pak Menteri sampaikan agar jalur prestasi luar zonasi dibuat range-nya antara 5 persen sampai dengan maksimal 15 persen. Artinya, diperbanyak,” ujarnya saat dihubungi tadi malam. Penambahan kuota jalur prestasi tersebut merupakan respons atas aspirasi orang tua peserta didik. Masih ada orang tua yang tidak rela anaknya yang dianggap cerdas dan berprestasi, tetapi tidak bisa menempuh jalur prestasi lantaran kuota tidak cukup. Didik berharap penambahan kuota itu bisa mengatasi persoalan di daerah-daerah yang mungkin belum tuntas dengan jalur prestasi kuota 5 persen. Revisi Permendikbud 51/2018 tersebut sudah ditandatangani Mendikbud Muhadjir Effendy. “Saat ini prosesnya sudah menuju Kemenkum HAM untuk disahkan. Semoga besok bisa jalan.” Begitu proses pengesahan tuntas, surat tersebut akan segera diedarkan ke daerah-daerah yang memiliki persoalan pada…

PGM Dorong Guru Madrasah Menulis
Uncategorized / September 15, 2019

PGM Dorong Guru Madrasah Menulis Hari ini (03/01), Ke­menterian Agama (Ke­menag) berulang tahun yang ke-72. Karena itu, Kemenag Kota Bogor menggelar ke­giatan Hari Amal Bakti ke-72 Kementerian Agama dengan menggelar upacara di MAN 2 Bogor pada pagi hari. Kegiatan diikuti seluruh kalangan yang merupakan keluarga besar Kementerian Agama Kota Bogor. Setelah itu, dilanjutkan dengan acara tablig akbar di Masjid Raya Bogor yang dibuka untuk umum. Acara juga diisi beberapa penceramah ternama. Ketua Perkumpulan Guru Madrasah Kota Bogor, Has­bullah mengatakan , upacara diikuti guru-guru madrasah Kota Bogor. ”Kami memberikan hadiah dan penghargaan bagi guru-guru berprestasi saat upacara tersebut untuk memotivasi mereka agar terus mening­katkan prestasi,” jelasnya. Untuk terus memfasilitasi guru-guru madrasah dalam meningkatkan prestasinya, Hasbullah mengatakan, PGM Kota Bogor melakukan beberapa program yang bekerja sama dengan Radar Bogor. ”Tahun ini, kami akan rutin setiap tiga bulan sekali mengadakan pelatihan jurnalistik dan literasi bagi guru-guru madrasah maupun siswa,” tambahnya. Hasbullah berharap, Radar Bogor ke depannya memiliki rubrik Pojok Literasi untuk memuat karya-karya tulis guru. ”Sehingga bisa dilihat publik bahwa guru madrasah pun bisa berkarya,” terangnya. Hal tersebut karena peng­hargaan dari pemerintah daerah terhadap guru-guru madrasah masih minim. “Masih ada diskriminatif jika dibandingkan dengan penghargaan yang diterima guru-guru yang dibawahi Dinas Pendidikan,” tuturnya….

Lomba Islami Peringati Maulid Nabi
Uncategorized / September 15, 2019

Lomba Islami Peringati Maulid Nabi Seluruh siswa SD Negeri Cimanggu berkumpul memenuhi lapangan sekolah sambil melantunkan ayat-ayat suci Alquran, Kamis (07/12), dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H. Menurut Kepala SD Negeri Cimanggu Lili Mardiah, kegiatan ini dilakukan rutin setiap tahun oleh sekolahnya dengan tujuan mendidik siswanya agar mencontoh dan meneladani sosok Nabi Muhammad SAW, baik dari segi akhlak maupun karakternya. Lili menyebutkan, hari tersebut merupakan kegiatan puncak dari perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Cimanggu. ”Karena sebelumnya kami mengadakan lomba bagi anak-anak. Ada lomba azan, hafiz Quran, kaligrafi, dai cilik, lalu cerdas cermat keislaman. Lomba Tujuannya, menyiapkan anak-anak mengikuti lomba pendidikan agama Islam di Kota Bogor,” sebutnya. Kegiatan pada hari itu juga dihadiri Pengawas Pendidikan Agama Islam dari Kementerian Agama Kota Bogor Mia Sumiah. Dia menyebutkan, kegiatan keagamaan yang dilakukan SD Negeri Cimanggu sudah sangat baik. ”Saya sangat mengapresiasi guru agama Islam di SD Negeri Cimanggu yang secara aktif menggelar kegiatan keagamaan bagi siswanya,” tuturnya. Menurut Mia, kegiatan keagamaan seperti ini sangat penting diadakan, khususnya di tingkat sekolah dasar, untuk membiasakan anak beribadah, atau melakukan kegiatan keagamaan yang wajib dilakukan. “Seperti salat lima waktu, berwudu, membaca Quran, dan lain sebagai. Saya berharap, ketika lulus mereka bisa…

SMA 10 Belajar Sehari di Pocari Sweat
Uncategorized / September 15, 2019

SMA 10 Belajar Sehari di Pocari Sweat Pocari Sweat cukup sering dikonsumsi siswa SMA Negeri 10 Kota Bogor. Untuk mengetahui manfaat dan proses pembuatannya, pihak sekolah mengajak siswa berkunjung ke lokasi produksi di PT Amerta Indah Otsuka, Kawasan Cicurug, Sukabumi. Di sana, para siswa belajar soal kesehatan didampingi dua guru, Dewi Rina Kusumawanti dan guru olahraga Heryanto Nurjaman. Menurut Heryanto, kunjungannya tak lain untuk belajar tentang kesehatan. Terutama soal pentingnya cairan tubuh dalam kehidupan manusia. Di sisi lain, juga mengetahui jenis air yang baik untuk dikonsumsi. ”Karena mereka sering mengonsumi Pocari, tetapi untuk manfaat dan proses pembuatannya tidak tahu,” ujarnya kepada Radar Bogor di lokasi produksi Pocari Sweat, Jumat (5/1). Setelah dijelaskan, para siswa tahu produk tersebut bisa membantu kesehatan tubuh. Terlebih, kata Heryanto, saat aktivitas sekolah anak-anak mengeluarkan keringat, mulai dari belajar sampai olahraga. ”Jadi kalau tahu manfaatnya mereka bisa fokus lagi. Kunjungan kali ini juga banyak sekali pengetahuan kesehatannya,” ujarnya. Salah satu siswa kelas 10 IPA I, Hilmi Julian Nadhir mengaku bangga bisa datang ke pabrik Pocari Sweat. Di sana, ia belajar tentang bagaimana ion bisa memenuhi kebutuhan cairan tubuh. ”Karena cairan itu penting, dan tidak hanya didapat dari air saja,” katanya. Sementara itu, Asisten Manager PT Amerta…

Program Keahlian Tata Busana SMKN 2 Cirebon Menyiapkan Siswa yang Kompeten di Dunia Industri
Uncategorized / August 28, 2019

Program Keahlian Tata Busana SMKN 2 Cirebon Menyiapkan Siswa yang Kompeten di Dunia Industri Setiap siswa kelas XII program keahlian tata busana di SMKN 2 Cirebon, membuat satu set blazer beserta celana. Praktik tersebut merupakan hasil dari pembelajaran customed tentang kerah, saku dan pola belahan. Ketua Program Keahlian Tata Busana, Yati Nurhayati mengatakan karya tersebut merupakan salah satu syarat sebagai pemenuhan nilai mata pelajaran.  Yati mengatakan dari mulai kelas X, para siswa mempelajari kompetensi  tekstil, dasar desain, dasar pola, sampai teknik menjait. Setelah itu, barulah pada kelas XI, siswa mempelajari busana customed mulai dari desain, pola, lalu busana. Kemudian selain itu, pelajaran desain sampai busana industri. “Untuk pembelajaran busana industri kita juga mengerjakan pesanan sekolah. Mulai dari baju jurusan, celemek, rompi, hingga apron. Karena pesanan yang terlalu banyak, selain dikerjakan oleh siswa, para alumni juga ikut terlibat dalam pengerjaannya,” ujar Yati saat ditemui di SMKN 1 Cirebon, Jalan Perjuangan By Pass Sunyaragi, Kota Cirebon, Selasa, 4 Desember 2018.  Selain itu menunjang pembelajaran, Yati mengatakan SMKN 2 Cirebon telah menyediakan mesin jahit sebanyak 120 buah. Setiap mesin jahit telah menggunakan mesin high speed, mengikuti stadar pada dunia industri. Sehingga, setiap siswa akan terbiasa dengan penggunaan mesin tersebut. Yati menjelaskan pada program…

Novel Karya Siswa-siswa SMA Negeri 1 Cimahi
Uncategorized / August 28, 2019

Novel Karya Siswa-siswa SMA Negeri 1 Cimahi Lais, merupakan seorang pengusaha kelapa. Lais memiliki kebiasaan memanjat pohon kelapa saat musim panen tiba. Lais sadar memanjat pohon satu persatu membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang besar. Maka, Lais memiliki ide lain dengan memasang tali antar pohon. Sehingga, Lais dapat meloncat dari satu pohon ke pohon lainnya untuk mengumpulkan kelapa. Cerita Lais tersebut merupakan awal mula kesenian Lais asal Kabupaten Garut. Cerita tersebut dikemas kembali oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Cimahi dalam sebuah novel sejarah. Novel ini merupakan tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia khusus bagi kelas 12. “Kita ditugaskan dalam pelajaran Bahasa Indonesia untuk membuat novel. Bisa mengambil kesenian Lais atau Tari Topeng,” ujar siswa kelas 12 IPS 2, SMA Negeri 1 Cimahi, Muhammad Saiful Ruuhulhaq. Saiful merupakan salah satu siswa yang membuat novel sejarah mengenai kesenian Lais. Saiful mengatakan, satu novel dikerjakan oleh satu kelompok siswa. Setiap kelas terdiri dari beberapa kelompok. Untuk mendapatkan bahan dalam pembuatan novel, Saiful menjelaskan setiap kelas mengirimkan satu orang siswa untuk melakukan penelitian langsung ke tempat lahirnya kesenian tersebut. “Untuk kesenian Lasi, dikirim satu orang perwakilan siswa ke Kabupaten Garut. Di Garut kita bertemu langsung dengan Pak Dadang, keturunan ke 4 dari Lais. Dari…

Belajar Buat Video Jurnalistik di Kampung Adat Baduy
Uncategorized / August 28, 2019

Belajar Buat Video Jurnalistik di Kampung Adat Baduy Sebanyak 170 siswa kelas XII SMA Negeri 9 Bandung meneliti suku Baduy. Penelitian diselenggarakan pada 30 November 2018 hingga 3 Desember 2018.  Menurut guru Sosiologi SMAN 9 Bandung Iwan Hermawan, penelitian yang dilakukan berupa peliputan jurnalistik penelitian dan perjalanan kelompok selama berada di Kampung Adat Baduy. Para siswa diharuskan untuk berinteraksi dengan warga Baduy untuk mendapatkan data.  “Nantinya data-data itu akan diolah sehingga menghasilkan video jurnalistik seperti yang ditugaskan,” kata Iwan, di Ciboleger, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.  Iwan menyebutkan ada siswa dikelompokkan dalam 6 tim. Setiap tim, diberikan tema tersendiri untuk dibuatkan video jurnalistik. Tema itu antara lain berkaitan dengan kerajinan tenun, sistem pertanian, rumah adat, pakaian adat, kesenian, dan struktur pemerintahan.   Pelatihan video Sebelum turun bertemu nara sumber di Kampung Adat Baduy, para siswa dibekali dengan teknik-teknik wawancara dan pengambilan gambar. Setiap anggota kelompok memiliki tugas masing-masing. “Ada siswa yang menjadi pengatur pengambilan gambar, press centre, cameramen, pengisi suara narasi, dan editor,” kata Iwan.  Harapannya, kata Iwan, selain mengenal bentuk memproses data visual, siswa juga dapat belajar tentang nilai-nilai kehidupan di Kampung Adat Baduy. *** Sumber : https://vidmate.co.id/

Pelatihan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi
Uncategorized / August 28, 2019

Pelatihan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Pelatihan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Kehumasan bagi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan, dilaksanakan selama dua hari mulai 26-27 November 2018, di Hotel Panorama Lembang, Jalan Raya Tangkuban Parahu, Kabupaten Bandung Barat. Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Dan Satriana merupakan salah satu narasumber yang memberikan materi tentang PPID di lembaga pendidikan dalam pelatihan tersebut. Satriana mengatakan pada Pasal 1 Angka 3 UU KIPP disebutkan badan publik merupakan lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara. Salah satunya adalah lembaga pedidikan negeri, mulai dari tingkat Taman Kanan-Kanak, SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Badan publik tersebut menyediakan informasi publik yang akurat, benar, dan tidak menyesatkan. Serta mengembangkan sistem informasi dan dokumentasi. “Badan publik juga wajib membuat pertimbangan secara tertulis dan dapat memanfaatkan sarana dan media elektronik dan nonelektronik,” ujar Satriana. Satriana memaparkan termohon penyelesaian sengketa informasi publik yang disebut termohon adalah badan publik yang diwakili oleh pimpinan badan publik, atasan PPID atau pejabat yang ditunjuk. Mereka diberi kewenangan untuk mengambil keputusan dalam penyelesaian sengketa di komisi informasi. Selain itu, Satriana menjelaskan informasi yang dikecualikan atas kerahasiaan mendasar (true secrecy) diantaranya adalah informasi yang dapat membahayakan…